BIMA Pengabdian IPB University telah dilaksanakan bersama Masyarakat Desa Cibanteng, pada Senin, 04 Agustus 2025.
Melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila Berbasis Sistem Bioflok Tanpa Molase, yang disampaikan langsung oleh Rafli Kemal, selaku Founder dan CEO Aquabiofresh Indonesia sekaligus alumni IPB.
Partisipasi aktif masyarakat terlihat dari diskusi yang kritis, ketika mereka mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknis penerapan sistem bioflok hingga strategi pemasaran hasil panen.
Rafli memberikan solusi praktis terkait pemasaran dengan menyarankan penjualan ikan nila dalam kemasan, yang dapat dipasarkan kepada dosen IPB melalui bantuan mahasiswa.
“Pengolahan dari ikan itu dalam bentuk packaging seharga Rp35.000 hingga Rp40.000 itu laku, nanti bisa dijual ke bapak/ibu dosen melalui bantuan mahasiswa, bisa seperti itu bentuk pemasarannya,” terang Rafli.

Tak hanya itu, penebaran benih ikan nila yang dilaksanakan setelah sesi pemaparan materi juga menyedot antusias masyarakat.
Dr. Meti Ekayani, selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat dengan skema Pemberdayaan Desa Binaan (PKB) juga menambahkan, bahwa acara ini merupakan bagian dari inisiasi masyarakat yang kami coba fasilitasi dengan menghadirkan Mas Rafli yang ahli dalam bidang budidaya dengan sistem bioflok.
Kegiatan pelatihan juga didukung penuh oleh Penyuluh Pertanian Desa Cibanteng, Ibu Titik Mulyati.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Cibanteng dapat mengembangkan potensi budidaya ikan nila secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. (*/ucl/tbr)(wso)

Comments are closed