Inovatif, IPB University  Hadirkan Pertunjukan Teater dalam Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2025

Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot IPB

IPB University melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) resmi melepas 285  peserta  Ekspedisi Patriot dalam sebuah acara yang dikemas secara kreatif di Bogor (22/8/2025). 

Pelepasan kali ini berbeda dari biasanya, karena dihadirkan dalam bentuk pertunjukan teater inspiratif yang mengisahkan perjalanan seorang pengembara dengan misi memajukan desa.

Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar, Direktur  DPMA, Dr Handian Purwawangsa.

Serta Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan MAsyarakat  Transmigrasi, Dr Velix Vernando Wanggai, S.IP., MPA. Turut hadir pula jajaran asisten direktur, supervisor DPMA, serta seluruh peserta ekspedisi.

Dalam sambutannya, Prof Iskandar menyampaikan bahwa Ekspedisi Patriot merupakan inisiatif strategis yang digagas Kementerian Transmigrasi bersama perguruan tinggi mitra. 

Program ini melibatkan akademisi, mahasiswa, alumni, peneliti, serta praktisi multidisiplin untuk melakukan kajian di kawasan transmigrasi.

“Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan IPB University, khususnya dalam bidang riset  dan pengabdian kepada masyarakat. Selama empat bulan kedepan, tim akan berada langsung di lokasi untuk memberikan kontribusi nyata berupa kajian dan rekomendasi yang aplikatif bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Tahun ini, IPB University memberangkatkan 57 tim dengan komposisi 57 dosen sebagai ketua tim dan 228 anggota yang terdiri atas 135 mahasiswa dan 93 alumni. 

Tim ekspedisi akan ditempatkan di 21 provinsi, 34 kabupaten/kota, dan 36 lokus. Setiap tim akan melakukan kajian terkait lima komoditas unggulan, yakni tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, tanaman rempah, dan perikanan.

Adapun lima output kajian yang menjadi fokus ekspedisi meliputi rekomendasi evaluasi kawasan transmigrasi, desain pengembangan komoditas unggulan, model kolaborasi kelembagaan ekonomi, strategi penanganan konflik, serta desain kebijakan pemenuhan infrastruktur dan layanan dasar.

Sebelum berangkat, peserta telah melewati berbagai tahapan pra-ekspedisi, mulai dari proses seleksi dengan 523 pendaftar, penyusunan proposal dan RAB, hingga pembekalan internal CEO School.

Peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta universitas mitra. Selanjutnya, mereka akan mengikuti pembekalan nasional Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta, sebelum diberangkatkan ke lokasi pada 26 Agustus–8 September 2025.

Baca juga: CEO School, Komitmen IPB University dalam Meningkatkan Kapasitas Tim Ekspedisi Patriot 

Melalui pendekatan kreatif  berupa pertunjukan teater, DPMA IPB University tidak hanya menciptakan suasana pelepasan yang inspiratif, tetapi juga memberikan pesan moral agar seluruh peserta senantiasa bersemangat, berintegritas, dan berdedikasi.

Ekspedisi  Patriot 2025 menjadi wujud nyata kolaborasi IPB university dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi. 

Dengan keterlibatan dosen, mahasiswa, dan alumni lintas disiplin, program ini diharapkan melahirkan inovasi, solusi praktis, serta kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat  di berbagai daerah di Indonesia. (*/wso)(aar)

Comments are closed

Latest Comments

No comments to show.